Kumpulan Contoh Puisi Untuk Keluarga ~ Untuk Ayah Ibu Dan Adik-Adik Tercinta

16559 views
Puisi Untuk Keluarga ~ Puisi Untuk Ayah Yang Telah Tiada

Puisi Untuk Keluarga ~ Puisi Untuk Ayah Yang Telah Tiada

Harta yang paling berharga adalah keluarga
Istana yang paling indah adalah keluarga
Puisi yang paling bermakna adalah keluarga
Mutiara tiada tara adalah keluarga
Selamat pagi Emak
Selamat pagi Abah
Mentari hari ini berseri indah
Terima kasih Emak
Terima kasih Abah
Untuk tampil perkasa bagi kami putra putri yang siap berbakti
Ada yang tau lirik lagu diatas?
Benar sekali, itu lirik lagu dari sountrack film keluarga cemara.
Saya tuliskan disini sebagai kata pengantar dari postingan ini karwna ada satu kalimat yang indah banget. Coba temen-temen baca lagi litik lagu diatas. Temen-temen akan menemukan kalimat ini,
“Puisi yang paling bermakna, adalah keluarga”.

Puisi Untuk Keluarga

Di internet banyak sekali puisi bertemakan tentang cinta, namun puisi tentang keluarga ada tapi jumlahnya cuma sedikit. Dengan alasan itu saya menulis puisi ini untuk saya bagikan/share kepada temen-temen yang sedang mencari ide atau contoh puisi tentang keluarga.
Puisi ini sebenarnya puisi pribadi. Puisi yang saya tulis dari inspirasi kisah nyata keluarga saya.
Kalian tau keluarga itu apa?
Entah saya mendengar dari siapa, membaca tulisannya siapa atau entah dari mana namun saya berpikir begini,
Keluarga adalah sahabat. Mereka adalah orang-orang hebat yang Tuhan pilihkan langsung untuk menemani kita menjalani hari-hari sebelum kita membangun keluarga yang lain.
Keluargaku adalah keluarga yang terhebat. Ayahku adalah ayah yang paling hebat sedunia. Ibuku adalah wanita yang perkasa, yang berjuang tak kenal lelah untuk menghidupi anak-anaknya sepeninggal ayah. Dan adik-adik saya adalah juga tak kalah hebat. Saya bangga dilahirkan di tengah-tengah mereka, dan menjadi bagian dari mereka.

Puisi Untuk Keluarga ~ Tentang Ayah Yang Telah Tiada

Puisi keluarga yang pertama adalah puisi sedih untuk ayah yang telah meninggal dunia

Terima Kasih Sederhana
Melihat sepasang merpati yang tengah menyuapi anak-anaknya, timbul rasa trenyuh yang meluap dari dasar hati. Begitulah sang induk, memberikan semua yang ia punya untuk buah hatinya. Tak peduli nanti jika ia kekurangan.

Pemandangan seperti ini mengajak anganku terbang ke sebuah masa, dimana apa yang hari ini kami sebut sebagai kenangan saat itu adalah kenyataan.

Kepada kami, beliau tidak sempat mengucapkan kata pisah. Namun lewat kisah hidupnya, beliau wasiatkan sejuta ilmu untuk kami.

Beliau sama seperti orang-orang pada umumnya, yang kadang mengeluh dan putus asa. Namun dari sikapnya yang tak pernah berhenti melangkah dan memilih untuk terus mencoba dan berusaha. Beliau ajarkan tentang bagaimana menghadapi setiap kegagalan.

Beliau galak dan kadang sedikit kasar kepada kami. Namun hari ini kami baru menyadari, itu semua beliau lakukan semata untuk menahan kami agar tidak tenggelam dalam kesalahan yang lebih dalam. Dia mengajarkan pada kami, bahwa setiap manusia punya tanggung jawab masing-masing. Beliau sadar, tanggung jawab beliau pada kami anak-anaknya adalah menjaga dan mengarahkan kami agar tidak salah jalan.

Beliau suka pada keindahan. Namun beliau tak pernah malu harus menggunakan sepeda butut atau mengenakan pakaian ala kadarnya ketika setiap minggu beliau mengajak kami jalan-jalan keliling kota.
Beliau ingin mengajari kami tentang sikap apa adanya dan bersyukur dengan semua yang kita miliki.
Kesederhanaan yang polos aku menyebutnya.

Takan cukup lembaran putih ini jika aku gunakan untuk mengurai kisah hidupnya.
Dari saat beliau membantu kami membuka mata untuk pertama kalinya melihat dunia. Hingga beliau tutup usia, meninggalkan kami dan dunia ini untuk selamanya.

Tak tahu aku harus menulis apalagi tentangmu, aku tak menemukan kalimat yang tepat, selain..
Ayah.. Terima kasih banyak untuk semuanya..
Kami semua rindu padamu..

Puisi Untuk Keluarga ~ Untuk Ibuku Tercinta

Cengkeraman tanganmu yang kuat, siratkan ketegaran
Senyummu yang terus mengembang, seolah tiada beban yang kau emban
Tapi kala kau sendiri, tersudut dan menepi
Aku tahu, kau kau hanya manusia biasa, yang kadang tersenyum dan dilain waktu menangis.
Meski ragamu terlihat kuat, tapi pancaran matamu tunjukan rapuh yang kau tahan sendiri.
Terima kasih Ma, karna kau selalu tersenyum didepan kami
Begitu bijaksananya dirimu, demi melihat senyum kami terus mengembang,
Air mata itu kau simpan sendiri, dan hanya bahagia yang kau bagi pada kami.
Aku cuma ingin kau tahu,
Walau pijakanku tak sekokoh karang, dan lengan ini tak sekeras batu pualam.
Tapi aku siap, jika nanti kau merasa lelah dan untuk sejenak butuh sandaran.
Akan kutegakkan pundak ini semampu aku berusaha.
Terima kasih Bijaksana.

Puisi Untuk Keluarga ~ Untuk Adik-adikku Tersayang

Galaxy My Home
Kalian adalah kuntum-kuntum bunga,
Yang bermekaran dalam petak taman hatiku.
Kalian adalah pelita,
Penumbuh secercah harap, saat malam menyergap paksa hari-hariku.
Kalian juga selimut,
Dikala dingin mengusik bayangan indah, tentang tembang buaian malam.
Bungaku..
Teramat ingin lemah jemari ini memercikan embum, demi layu agar menjauh darimu.
Pelitaku.. Ingatkah kalian,
Disuatu pagi antara minggu pertama, pada April’07, angin tenggara bertiup dengan kencangnya dan meluluh-lantakan apa saja yang ditemuinya.
Bahkan sebatang pohon yang menjadi tempat kita berlindung dari panas dan derasnya hujan, ikut tumbang bersama sapuannya.
Jika mengingatnya,
Sekali lagi, terbersit perasaan ingin untuk menggerakan lenganku dan merapatkan jari jemari untuk meyelubungimu, agar pijarmu tak padam oleh kekejaman angin tenggara itu.
Hanya selarik kata kiasan, tentang kisah bintang-bintang disebuah galaxy, yang aku namai Galaxy My Home.
Ketika ingin dan ingin hanya baru mampu kuucap, aku lebih memilih untuk menulis,
Maafkan kaka ya de..

puisi umum

Author: 
    author

    Related Post

    1. author

      Howdy, just simply grew to become aware of your blog as a result of Yahoo and google, and discovered it’s actually informative.. kumpulan video seleb I am about to be cautious about belgium’s capital. I’ll be grateful if you ever carry on this specific in future. A lot of individuals will most likely be reaped the benefit from a producing. Cheers!

    Leave a reply